Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani/Ist

Politik

Komisi I DPR Dorong Pemulangan Pekerja Migran yang Diduga Jadi Korban Malpraktik di Polandia

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 09:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mendorong adanya solusi terbaik bagi Agus Listiawati (AL) seorang Pekerja Migran Indonesia di Polandia yang diduga menjadi korban malpraktik. Sehingga AL bisa segera kembali ke kampung halamannya di Singaraja, Bali.

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani menyatakan, saat ini pemerintah melalui KBRI Warsawa sedang berupaya maksimal untuk memfasilitasi pemulangan AL yang masih terbaring di rumah sakit, mengingat biaya pemulangan yang cukup besar.

"Kami memonitor kasus ini sejak Juli lalu, dan kami dorong agar selain diupayakan bisa kembali ke Tanah Air juga dicari jalan untuk melakukan langkah hukum menggugat pihak rumah sakit atas dugaan malpraktik sehingga AL koma pascaoperasi amandel," ujar Christina dalam keterangannya, Selasa (8/8).


Dijelaskan Christina, kasus yang menimpa AL merupakan situasi luar biasa yang memerlukan kerja sama semua pihak untuk menemukan solusi terbaik.

"Kita cermati permintaan adik korban yang videonya viral, meminta agar korban bisa segera pulang kembali ke tengah keluarga. Kita sepakat itu dan dorong agar proses pemulangannya aman dan lancar," imbuh Christina.

Hasil komunikasi Christina dengan KBRI Warsawa mengindikasikan bahwa korban telah mendapatkan pendampingan sejak Februari 2023, setelah mengalami komplikasi pascaoperasi amandel.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di RS Bydgoszcz, di mana biaya perawatannya telah mencapai Rp 3,7 miliar dan masih ditanggung oleh pihak asuransi.

"Dan sejauh ini KBRI juga secara rutin melakukan monitoring agar korban mendapat perawatan terbaik. Ini kita apresiasi," ucap politikus Golkar itu.

Lebih lanjut, Christina meyakini, bersama Kemenlu dan KBRI Warsawa, keluarga korban dapat menemukan solusi terbaik sesuai dengan koridor hukum yang berlaku untuk perawatan AL.

"Kami monitor juga KBRI sudah membantu pendampingan hukum dengan menunjuk pengacara pro bono bagi wakil keluarga AL untuk mengajukan gugatan dugaan malpraktik terhadap pihak RS, yang saat ini proses hukumnya telah masuk tahap investigasi oleh Kejaksaan Polandia. Kita harap semua proses ini berjalan baik dan lancar, utamanya korban bisa segera kembali dan mendapatkan keadilan," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya