Berita

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan/Ist

Politik

IFC ke-40 Ditutup, Mendag Optimis Pangsa Ekspor Alas Kaki Indonesia Meningkat di Pasar Global

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pangsa ekspor alas kaki Indonesia di pasar global diyakini terus meningkat. Pemerintah pun terus bekerja membangun perjanjian strategis dengan negara mitra dagang agar hambatan tarif perdagangan dapat dihilangkan.

Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan saat menutup The 40th International Footwear Conference (IFC) yang dihadiri Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) dan President Confederation of International Footwear Association (CIFA) Eddy Widjanarko, Ketua Dewan Pembina Aprisindo Harijanto, serta Acting Secretary General CIFA Allen Lai di Jakarta, Jumat (4/8)

"Pemerintah akan terus bekerja keras membangun 'toll way' dengan negara mitra agar bebas tarif. Sehingga pangsa pasar alas kaki Indonesia ke pasar dunia terus meningkat," kata Mendag Zulkifli Hasan.


Pemerintah akan mempercepat penyelesaian perjanjian dagang dengan negara mitra. Salah satunya perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa.

"Mudah-mudahan penyelesaian CEPA dengan Uni Eropa dapat dipercepat," lanjut Zulkifli Hasan.

Indonesia menempati peringkat ke-6 sebagai eksportir alas kaki terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 4,1 persen terhadap pasar alas kaki global pada 2022.

Pada tahun yang sama, ekspor alas kaki Indonesia ke dunia mencapai 7,74 miliar dolar AS dan menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 12,4 persen selama lima tahun terakhir (2018 sampai 2022).

Secara khusus, Mendag Zulkifli Hasan pun mengapresiasi Aprisindo yang telah menyelenggarakan IFC ke-40.

"Apresiasi kepada Aprisindo atas terselenggaranya IFC ke-40. Selamat juga untuk Indonesia yang saat ini menjadi ketua CIFA," tutup Zulkifli Hasan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya