Berita

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus/RMOL

Politik

Guspardi Gaus Minta ASN Jangan Terlena di Zona Nyaman

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 23:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk tidak terlena berada di zona nyaman.  Karena dapat membuat banyak ASN kurang kemauan meningkatkan pengembangan kompetensi dalam pengabdiannya.

Permintaan itu dilontarkan anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus, dalam menyikapi paradigma kerja di zona nyaman dan aman yang menjadi landasan para ASN sebagai abdi negara.

“Tentunya mempengaruhi cara berpikir, bersikap, dan berperilaku. Kecenderungan ASN yang menjalani pekerjaanya hanya sebagai rutinitas dan kewajiban akan menyebabkan kurang inovatif dan tidak ada keinginan untuk memperbaiki hasil kerjanya,” kata Guspardi Gaus kepada wartawan, Rabu (2/8).


Menurutnya, pemikiran bahwa para ASN cukup dengan bekerja baik tanpa perlu meningkatkan performa perlu diubah.

“Kultur zona nyaman akan mengakibatkan organisasi berjalan stagnan dan sulit bersaing,” imbuhnya.

Padahal, Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN menyebutkan, ASN terdiri dari PNS dan PPPK harus bertransformasi menjadi ASN yang kompeten, andal, dan kompetitif melalui sistem manajemen ASN berdasarkan sistem merit.

Menurutnya, dengan adanya sistem ini akan membuat para ASN lebih kompetitif.

“Dengan aspek kualifikasi, pengembangan kompetensi, dan peningkatan kinerja yang dipersyaratkan dalam sistem merit diharapkan akan dapat mengubah konsep ASN zona nyaman bisa bertransisi menjadi zona persaingan yang kompetitif,” tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya