Berita

Politikus PDIP Masinton Pasaribu menyebut judi online sulit diberantas karena dipelihara oknum/RMOL

Politik

Masinton Pasaribu: Indonesia Banci Tangani Judi Online

KAMIS, 27 JULI 2023 | 22:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Maraknya judi online di Indonesia disorot politikus senior PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu. Menurutnya, Indonesia gagal memberantas judi online.

Ketegasan itu disampaikan Masinton Pasaribu dalam acara diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema "Antisipasi Hoax Jelang Pemilu 2024”, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (27/7).

“Terhadap judi online ini, negara kan banci nih menurut saya, banci,” tegas Masinton.


“Masalah judi online kenapa saya katakan banci? Di satu sisi itu juga dipelihara, bohong lah enggak dipelihara pasti koordinasi ke kepolisian mohon maaf, koordinasi pada Kominfo mohon maaf, gitu loh,” tuturnya.

Menurutnya, jika Indonesia mau melegalkan judi online harus tegas. Sebaliknya apabila ingin menutup akses masuk judi online ke Indonesia, maka harus memberantas secara tuntas.

“Nah, ini jadi ruang gelap permainan para oknum, dan ini masif. Putaran duitnya tiap malam bisa puluhan dan ratusan miliar saya rasa. Dan ini servernya enggak di sini, di Kamboja. Semua kita sudah tahu itu,” ucapnya.

“Nah persoalannya ini bebas beroperasi setiap saat, setiap detik, dan tidak ada upaya tindakan apapun, ya paling nanti ditutup berapa, muncul lagi,” tandas Masinton.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya