Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Bahlil Lahadalia: Prabowo Dulu Pidato Sedikit Kencang, Sekarang Sudah Humanis

SENIN, 24 JULI 2023 | 05:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gaya pidato yang lebih humanis ketimbang sebelumnya yang berapi-api dianggap menjadi salah satu faktor elektabilitas Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto meningkat dan disukai generasi milenial.

Begitu yang disampaikan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia saat menjadi penanggap dalam acara pemaparan hasil survei Indikator Politik berjudul "Kepemimpinan Nasional dan Dinamika Elektoral Jelang 2024 di Mata Generasi Muda", Minggu (23/7).

Bahlil mengatakan, pada Pilpres 2024 nanti, mayoritas pemilih berusia muda. Untuk itu, Calon presiden (Capres) siapapun yang ingin memenangkan petarung Pilpres, maka harus merebut pemilih berusia muda.


"Saya lihat di situ untuk Wapres Pak Erick cukup dominan di generasi 17-40 tahun ke bawah, kemudian Pak Prabowo juga bagus, Pak Ganjar juga bagus," ujar Bahlil seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/7).

Bahlil pun mengaku terkejut ketika Prabowo mendapatkan perhatian dari generasi milenial berdasarkan hasil survei Indikator. Di mana, pada simulasi tiga nama, Prabowo berada di urutan pertama dengan angka 36,8 persen. Lalu kedua adalah Ganjar Pranowo dengan angka 35,7 persen, dan Anies Baswedan 21,5 persen.

Pemilih Prabowo mayoritas berasal dari generasi baby boomers yang lahir 1944-1964 di angka 41,3 persen, generasi Z yang lahir 1997-2012 di angka 40,5 persen, dan generasi milenial yang lahir 1981-1996 di angka 37,1 persen.

"Mungkin karena sekarang Pak Prabowo kan sudah berubah ya, dulu pidatonya agak sedikit kencang-kencang, sekarang pidatonya sudah humanis, sudah gaya-gaya anak muda, mungkin juga pengaruh ya," pungkas Bahlil.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya