Berita

Baliho Anies-AHY di Jalan Matraman, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

PKS Anggap Wajar Baliho Anies-AHY Dikaitkan Sinyal Cawapres

JUMAT, 14 JULI 2023 | 11:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mempermasalahkan Partai Demokrat yang memasang baliho bergambar bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, disandingkan dengan sang ketua umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Ketua Bidang Polhukam DPP PKS, Al Muzammil Yusuf, hal tersebut merupakan hak dari Partai Demokrat sebagai bagian dari koalisi yang sama.

"Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, AHY adalah sosok yang wajar untuk dipersandingkan dengan Anies Baswedan, mengingat kedua tokoh tersebut merupakan bagian penting dari koalisi yang sedang terjalin," ucap Muzammil lewat keterangan tertulisnya, Jumat (14/7).


Muzammil memaklumi kalau ada tafsiran publik yang mengaitkan baliho AHY dengan sinyal calon wakil presiden. Mengingat AHY memang merupakan salah satu kandidat potensial untuk mendampingi Anies dalam kontestasi politik mendatang.

Namun, Muzammil menekankan pentingnya menunggu pengumuman resmi dari Anies Baswedan untuk memastikan mengenai calon wakil presiden.

"Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait hal tersebut," pungkasnya.

Dalam pantauan Redaksi, baliho Anies-AHY terlihat di sejumlah sudut Ibukota. Bahkan juga muncul di wilayah Margonda, Depok.
 
Anies dan AHY tampak mengenakan jas warna biru sembari berpose dengan tangan menyerupai logo mercy, lambang Partai Demokrat, serta memuat tagline Perubahan dan Perbaikan.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya