Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Pantun Hasto Sinyal PDIP Serius Pertimbangkan Ridwan Kamil Jadi Cawapres?

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 00:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi saling balas pantun antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi sinyal bahwa Gubernur Jawa Barat itu tengah ditimbang secara serius oleh partai banteng moncong putih.

"Alasannya, saya menyimak narasi pidato sebelum masuk pantun, beliau (Hasto) mengatakan bahwa '...karena kang Ridwan Kamil begitu banyak membangun tempat bersejarah khususnya terkait perjuangan Bung Karno'. Nah sementara PDI Perjuangan adalah loyalis serta penerus ajaran Bung Karno, tentu saja kami sangat menghargai upaya Kang Emil ini," kata Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman, Kamis (29/6).

Di sisi lain, Bedi juga menilai, komunikasi politik melalui berpantun adalah cara berbudaya yang positif. Pasalnya, pantun adalah kekayaan budaya bangsa yang berasal dari sastra lisan Minangkabau "patuntun" atau penuntun.


"Saya kira cara Pak Hasto ini menyegarkan ya, kalau menjadi kebiasan baru dalam khazanah perpolitikan kita. Kita harus menyambut Pilpres 2024 ini dengan sukses dan riang gembira. Bangsa ini sudah belajar dari pengalaman Pilpres 2019 lalu yang begitu mencekam, penuh hoax dan terbelah, semoga tidak terjadi lagi," tutur Bedi.

Pernyataan Hasto yang menyebut Ridwan Kamil sebagai bacawapres Ganjar diungkapkan melalui sebuah pantun. Hasto melempar pantun usai memberi sambutan di hadapan Ridwan Kamil yang turut hadir dalam groundbreaking Monumen Plaza Bung Karno.

"Kang Emil memang kaya prestasi. Memajukan Jabar penuh karya seni. Pemilu akan digelar beberapa bulan lagi. Bacawapres Pak Ganjar ternyata ada di sini," kata Hasto.

Saat maju untuk memberikan sambutan, Ridwan Kamil kemudian membalasnya dengan pantun.

"Burung Cendrawasih, burung bango indah warnanya. Terimakasih Mas Hasto atas pantun-pantunnya," singkat Kang Emil.

Sontak aksi berbalas pantun tersebut mengundang reaksi dari seluruh undangan yang hadir. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya