Berita

Pemimpin oposisi utama dari Front Sosial Demokrat (SDF), John Fru Ndi/Net

Dunia

Pemimpin Oposisi Utama Kamerun John Fru Ndi Meninggal Dunia

SELASA, 13 JUNI 2023 | 21:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kabar duka menyelimuti Kamerun, setelah pemimpin oposisi utama dari Front Sosial Demokrat (SDF), John Fru Ndi dilaporkan telah meninggal dunia di usia 81 tahun.

Kematiannya diumumkan oleh SDF dalam sebuah pernyataan pada Selasa (13/6). Fru Ndi dilaporkan wafat pada Senin (12/6) karena sakit yang dideritanya.

"Dengan sedih kami mengumumkan meninggalnya John Fru Ndi pada pukul 23.30 (waktu setempat)," kata SDF, seperti dimuat The Star.


Fru Ndi merupakan pengusaha berbahasa Inggris dari wilayah barat laut Kamerun. Dia membentuk SDF, partai oposisi pertama di negara Afrika Tengah yang didominasi oleh mayoritas berbahasa Prancis.

Dia mencalonkan diri sebagai presiden beberapa kali, termasuk pada tahun 1992 ketika dia kalah tipis dalam pemilihan presiden bebas pertama Kamerun.

Fru Ndi mengatakan pemungutan suara telah dicurangi oleh Presiden Paul Biya dan dia pernah menjadi tahanan rumah saat kerusuhan melanda kubu oposisi.

Pada 2019, Fru Ndi dua kali diculik oleh orang-orang bersenjata setelah partainya menolak untuk mendukung pemisahan diri.

Sementara itu, Presiden Biya telah berkuasa di Kamerun sejak 1982. Dia telah berulang kali mengamankan kemenangan telak dalam pemilu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya