Berita

Presiden Turkmenistan Serdar Berdymukhamedov/Net

Dunia

Perdana, Turkmenistan Terapkan Kampanye Anti-Rokok Selama Dua Tahun ke Depan

SENIN, 12 JUNI 2023 | 12:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai setahun lebih menjabat, Presiden Turkmenistan Serdar Berdymukhamedov meluncurkan kampanye anti-merokok untuk pertama kalinya.

Kebijakan itu akan diterapkan selama dua tahun ke depan dan bertujuan untuk melepaskan warga Turkmenistan dari ketergantungan mereka terhadap tembakau.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (11/6), Serdar menegaskan komitmennya untuk melawan peredaran rokok tanpa kompromi dan menambah daftar negara tanpa tembakau di dunia.


“Negara kami akan meluncurkan gerakan anti-tembakau besar-besaran dengan. Kami akan menindak keras impor produk tembakau ilegal, termasuk pipa shisha dan rokok elektronik," tegasnya, seperti dimuat Arab News.

Sebenarnya, kebijakan anti-rokok di Turkmenistan telah diterapkan sejak negara bekas Soviet itu diperintah oleh tangan besi dari keluarga Berdymukhamedov selama hampir dua dekade.

Presiden Serdar, yang diberi tampuk kekuasaan tahun lalu oleh ayahnya bernama Gurbanguly, merupakan seorang mantan dokter gigi yang menginginkan negara itu bebas tembakau pada tahun 2025.

Sekitar 20 pemuda ditangkap di perbatasan karena menyelundupkan tembakau dan shisha dan produk rokok elektronik.

Serdar mengaku telah menegur Kepala Dinas Bea Cukai Turkmenistan karena pelaksanaan fungsinya yang buruk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya