Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

13 Orang Meninggal dalam Ledakan Bom di Pemakaman Petinggi Taliban

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 18:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ledakan bom bunuh diri yang terjadi saat prosesi pemakaman seorang pemimpin Taliban telah menewaskan sedikitnya 13 orang pada Kamis (8/6), di provinsi Badakhshan, Afghanistan.

Salah satu di antara belasan korban yang tewas dalam serangan terbaru itu adalah mantan kepala polisi Taliban dari provinsi Baghlan, Safiullah Samin.

Sementara korban lain diperkirakan akan  bertambah, karena ledakan telah melukai puluhan orang lainnya.


"Sebanyak 30 orang mengalami luka-luka akibat ledakan yang terjadi di dekat Masjid Nabawi, dan jumlah korban diperkirakan dapat bertambah," kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri Taliban, Abdul Nafi Tako.

Seperti dimuat The Independent pada Jumat (9/6), saat insiden itu terjadi, ratusan orang sedang berkumpul di masjid untuk menghadiri prosesi pemakaman Wakil Gubernur Badakhshan, Nisar Ahmad Ahmadi yang tewas dalam serangan bom mobil ISIS di ibu kota provinsi Faizabad pada Selasa.

Namun, ledakan bom bunuh diri telah mengejutkan dan memakan banyak korban yang berada di dekat masjid tersebut untuk menghadiri pemakaman pemimpin terkemuka Taliban itu.

Menanggapi insiden ledakan terbaru itu, pejabat Taliban hingga mantan Presdien Afghanistan, Hamid Karzai, mengutuk serangan bom di tersebut, dengan menyebutnya sebagai tindakan "terorisme" yang melanggar standar kemanusiaan dan Islam.

Meski belum diketahui kelompok teroris mana yang melancarkan aksi tragis tersebut, namun, ISIS kembali dicurigai menjadi dalang di balik serangan itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya