Berita

Mantan Sekretaris Jenderal NATO, Anders Rasmussen/Net

Dunia

Jika KTT NATO Gagal Berikan Solusi, Polandia Kemungkinan Bakal Gabung ke Ukraina

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 14:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketidakpastian pada hasil KTT NATO yang akan digelar Juli mendatang, mendorong banyak asumsi terkait nasib Ukraina dan sekutu Barat dalam perang melawan Rusia.

Mantan Sekretaris Jenderal NATO, Anders Rasmussen, memperkirakan adanya perubahan sikap dari beberapa negara anggota, jika aliansi pertahanan atlantik itu gagal menyepakati jaminan keamanan yang substansial untuk Ukraina.

"Kemungkinan beberapa negara akan mengambil tindakan sendiri, bahkan membentuk koaliasi yang lebih dalam dengan Ukraina," ungkap Rasmussen, seperti dikutip dari Alarabiya pada Jumat (9/6).


Menurut Rasmussen, negara NATO yang memiliki potensi melakukan perubahan tersebut adalah Polandia. Perkiraan itu merujuk pada kontribusi penuh Warsawa dalam bantuan senjata ke Ukraina.

"Polandia akan terlibat lebih kuat dalam konteks ini secara nasional dan diikuti oleh negara-negara Baltik, kemungkinan termasuk pasukan di darat," jelasnya.

Dia menekankan untuk tidak mengabaikan perasaan Polandia, sebab negara itu bisa jadi akan mengambil tindakan serius dengan bergabung dalam perang Ukraina.

"Kita tidak boleh meremehkan perasaan Polandia, Polandia merasa bahwa Eropa Barat sudah terlalu lama tidak mendengarkan peringatan mereka terhadap mentalitas Rusia yang sebenarnya,” kata Rasmussen.

Oleh sebab itu, Rasmussen mendesak agar Ukraina mendapat jaminan keamanan pada KTT di Vilnius mendatang untuk mencegah Rusia melakukan serangan lebih lanjut.

"Kyiv membutuhkan jaminan keamanan tertulis yang mencakup pembagian intelijen, pelatihan bersama Ukraina, peningkatan produksi amunisi, interoperabilitas NATO dan pasokan senjata yang cukup," tegasnya.

Hingga kini, NATO masih berfokus membantu Ukraina bebas dari invasi Rusia yang telah berlangsung selama lebih dari 15 bulan.

Wacana keanggotaan Ukraina di NATO tidak pernah berhenti digaungkan oleh Presiden Volodymyr Zelensky di forum-forum pertemuan internasional.

Namun, agenda tersebut belum sama sekali dibicarakan oleh anggota NATO. Sebagai gantinya, mereka menawarkan untuk memberikan Ukraina jaminan keamanan yang akan memulihkan kondisi negara sampai Kyiv benar-benar siap menjadi anggota.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya