Berita

Ketua Dewan Syuro PKB Lamteng, Slamet Anwar/Ist

Politik

Polemik Nomor Urut Bacaleg PKB, Slamet Anwar Kecewa PCNU Lamteng Justru Menyalahkan Dirinya

RABU, 07 JUNI 2023 | 05:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya mediasi yang rencananya dilakukan oleh pihak Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Tengah, menyikapi persoalan kisruh antara Ketua Dewan Syuro dengan dan Ketua DPC PKB setempat, batal dilakukan.

Berdasarkan penjelasan Ketua Dewan Syuro PKB Lamteng, Slamet Anwar kepada Kantor Berita RMOLLampung bahwa dirinya kecewa atas pernyataan dari pihak PCNU yang menyalahkan dirinya terkait pemberitaan yang beredar luas soal kisruh dan prahara antara dirinya dengan Ketua DPC, dalam persoalan nomor urut pencalegan di Dapil V wilayah setempat.

"Kalau seperti itu, artinya pihak PCNU bukan mau memediasi. Seharusnya kan antara saya dengan Ketua DPC dipertemukan dulu, untuk dimintai penjelasan dari masing-masing kami, baru pihak PCNU mengambil sikap, atau setidaknya untuk meredam kisruh di internal PKB saat ini," ujar Slamet, Selasa (6/6).


Slamet menduga bahwa pihak PCNU telah terhipnotis dengan pernyataan yang disampaikan Ketua DPC PKB, Ardito Wijaya. Di mana dirinya merasa disudutkan, yang secara tidak langsung telah men-justice dan menyalahkan dirinya atas beredarnya berita terkait permasalahan itu.

"Ya, kalau kata pihak PCNU beberapa hari lalu, rencananya mereka mau mempertemukan antara saya dengan Ketua DPC, tapi buktinya hingga saat ini tidak ada, baik undangan maupun kontak telepon ke saya," ungkapnya.

Namun Slamet kecewa atas sikap PCNU, upaya mediasi belum dilakukan tetapi sudah men-justice dirinya. Sementara informasi yang didapat baru dari sebelah pihak saja. Artinya tujuan mediasi itu tidak akan terlaksana apabila tujuannya untuk menyalahkan satu pihak.

"Dalam hal ini tidak ada tujuan saya hanya semata-mata untuk mendapatkan nomor urut 1, atau semata-mata mengejar jabatan di PKB. Yang jelas sesuai dengan AD/ART Partai tugas saya sebagai Ketua Dewan Syuro di PKB adalah, memelihara kemurnian perjuangan Partai, peraturan partai, dan mengambil keputusan dalam forum musyawarah," tuturnya.

Upaya yang diperjuangkannya selama ini sesuai dengan AD/ART Partai, yang mana Dewan Syuro itu terdiri dari para Ulama, tokoh yang kerjanya mengawasi terhadap pelaksanaan kebijakan Partai oleh dewan Tanfidz.

Tetapi, yang terjadi selama ini para ulama, dan tokoh yang ada di internal Partai tidak diikutsertakan dalam mengambil langkah atau musyawarah dalam memutuskan suatu persoalan.

"Terus terang niat saya sebagai Ketua Dewan Syuro untuk Amar Makruf Nahi Munkar dalam membesarkan PKB selama ini," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya