Berita

Ricky Ham Pagawak kenakan rompi oranye khas tahanan KPK/RMOL

Politik

KPK Ultimatum Dua Saksi Penting Kasus Ricky Ham Pagawak Kooperatif

SELASA, 06 JUNI 2023 | 17:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terkait penyidikan dugaan suap, gratifikasi, dan TPPU Ricky Ham Pagawak (RHP) selaku Bupati Mamberamo Tengah periode 2013-2018 dan 2018-2023, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum dua orang saksi penting.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, sedianya pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi penting di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin (5/6).

"Diagendakan juga pemeriksaan saksi atas nama Steven Sembra (swasta) dan Yohana Caterine D. Wanma (swasta)," ujar Ali kepada wartawan, Selasa (6/6).


Namun kata Ali, kedua saksi tersebut tidak hadir tanpa adanya konfirmasi alasan ketidakhadirannya. Padahal, keterangan kedua saksi tersebut sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan perkara Ricky Ham.

"KPK ingatkan untuk hadir kembali pada jadwal pemanggilan berikutnya karena itu kewajiban hukum," pungkas Ali.

Berdasarkan sumber Kantor Berita Politik RMOL, Steven Sembra merupakan pecatan anggota TNI yang saat ini menggantikan orang tuanya menjadi kepala suku di Kabupaten Mamberamo Tengah.

Sementara itu, untuk saksi Caterine diduga memiliki hubungan kedekatan dengan tersangka Ricky Ham yang diduga banyak menerima uang hasil korupsi.

Dalam perkara itu, nilai aset yang disita KPK sudah mencapai Rp 30 miliar lebih, baik dalam bentuk aset bergerak maupun tak bergerak.

Ricky Ham resmi ditahan KPK pada Senin (20/2), setelah ditangkap pada Minggu (19/2), usai buron selama tujuh bulan. Uang yang diduga diterima Ricky Ham mencapai Rp 200 miliar.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya