Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Gelagat Megawati Mulai Berusaha Lepas Kepecayaan Publik dari Jokowi

JUMAT, 02 JUNI 2023 | 09:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ada upaya mengalihkan kepercayaan publik dari Presiden Joko Widodo kepada calon presiden yang akan diusung PDI Perjuangan 2024 mendatang.

Upaya itu terlihat dari manuver Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang mengkritik konflik Papua tak kunjung selesai di pemerintahan Joko Widodo.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, memandang, Megawati ingin menunjukkan lebih concern terhadap persoalan Papua dibanding Jokowi.


"Jadi Megawati itu lebih concern terhadap negara ini, lebih concern terhadap bangsa ini, ketimbang petugas partainya," kata Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/6).

Secara tidak langsung Mega ingin menunjukkan bahwa petugas partainya, dalam hal ini Jokowi, tidak berhasil mengatasi persoalan di Papua.

Megawati ingin masyarakat memberikan kepercayaan kepadanya untuk menunjuk orang-orang yang akan menjadi presiden, agar dapat menuntaskan persoalan bangsa.

"Kira-kira simbol itu yang saya lihat ketika Megawati mengkritisi konflik Papua yang tidak selesai-selesai di dua periode kepemimpinan Jokowi," pungkas dosen Universitas Dian Nusantara itu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya