Berita

Kelompok Tentara Wagner Rusia/Net

Dunia

Pria Asal Irak Tewas Usai Ikut Perang Ukraina bersama Tentara Wagner

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bergabung dengan paramiliter Wagner Rusia, seorang pria berkebangsaan Irak bernama Abbas Abuthar Witwit dilaporkan tewas saat berperang di kota Bakhmut, Ukraina.

Dikutip dari The Jerusalem Post pada Kamis (1/6), Wit Wit meninggal dunia awal April lalu dan menjadi pria asal Timur Tengah pertama yang tewas di konflik tersebut.

"Dia meninggal pada 7 April, sehari setelah tiba di rumah sakit Wagner Group di kota Luhansk, Ukraina timur yang dikuasai Rusia," bunyi laporan tersebut.


Dalam video yang dirilis RIA FAN, ayah Witwit diperlihatkan telah menerima penghargaan atas kematian putranya sebagai prajurit pembela Rusia.

Tidak diketahui identitasnya, namun ayah Witwit mengaku telah mendukung keputusan putranya untuk bergabung bersama Wagner.

"Abbas selalu mengejar kebebasannya. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia menemukan kebebasannya di Rusia," ujarnya.

Kelompok Wagner terkenal dengan perekrutan personel yang mereka dapatkan dari dalam penjara. Di mana narapidana dijanjikan kebebasan jika mampu bertahan enam bulan di garis depan Ukraina.

Ternyata, Wit-wit merupakan salah satu di antaranya. Pada 2021 ia dijatuhi hukuman empat setengah tahun penjara oleh pengadilan di kota Kazan, Rusia karena mengedarkan ganja.  

Sebelum masuk penjara, Witwit merupakan mahasiswa tahun pertama di universitas teknik di Kazan.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya