Berita

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad/Ist

Politik

Kader Gerindra Jawa Timur Siap Tempur Demi 65 Persen Suara Prabowo pada 2024

MINGGU, 28 MEI 2023 | 03:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Gerindra Jawa Timur menargetkan kemenangan 65 persen suara Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kenapa 65 persen? Karena itu angka kemenangan Pak Jokowi di Jatim saat Pilpres 2019 lalu dan kami yakin Februari 2024 nanti Pak Prabowo meraih 65 persen suara di Jatim," ucap Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, saat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dengan 38 DPC Gerindra se-Jatim, Jumat (26/5).

Dia mengatakan, struktur partai Gerindra sudah merumuskan kajian mendalam, untuk menentukan strategi pemenangan di Pilpres 2024 mendatang. Dia meminta agar kader bergerak optimal, agar target kemenangan bisa diwujudkan.


"Untuk strateginya tentu kami rahasiakan, senyap tapi pasti," tambahnya, diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (27/5).

Sementara Sekretaris Gerindra Jatim, Kharisma Febriansyah menyatakan, konsolidasi kali ini guna merapatkan barisan menuju Pemilu 2024.

"Kami koordinasi persiapan pemenangan Pemilu 2024, bahwa semua kader harus siap tempur mulai struktural hingga grassroot paling bawah," tegasnya.

Kharisma menambahkan, target 65 persen suara Prabowo di Jatim sangat realistis dan bisa dicapai. Nantinya kader Gerindra akan bahu-membahu dengan seluruh relawan di Jatim.

"Tentu bukan kerja kami saja 65 persen, nanti itu adalah kerja keras semua pihak relawan dan simpatisan Pak Prabowo. Bahwa suara Pak Prabowo lebih besar dibanding Gerindra di Jatim itu sebuah hal yang lazim karena banyak warga yang mencintai beliau, juga banyak pendukung partai di luar Gerindra yang juga memilih Pak Prabowo," jelasnya.

"Kami yakin, semua struktural pengurus Gerindra Jatim mesinnya sudah panas dan siap memenangkan Pemilu dengan cara yang baik," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya