Berita

Ketua LPP DPC PKB, Zainal Mutaqin/Ist

Politik

Soal Isu Jual Beli Nomor Urut Bacaleg, Ini Penjelasan PKB Cirebon

SELASA, 23 MEI 2023 | 12:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tudingan ada jual beli nomor urut terhadap bakal calon legislatif yang diutarakan anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi PKB, Tanung, merupakan fitnah dan mestinya menjadi intropeksi diri.

Jangan sampai ada gerakan pembusukan dari dalam hingga mengganggu target kemenangan dan penambahan kursi PKB Kabupaten Cirebon pada Pileg 2014.

Begitu disampaikan Ketua LPP DPC PKB Kabupaten Cirebon, Zainal Mutaqin, menanggapi isu jual beli nomor urut bacaleg PKB, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (23/5).


Zainal menegaskan, soal polemik nomor urut, sebenarnya tidak perlu ditanggapi. Tetapi karena telah mengarah pada semacam fitnah, maka DPC PKB Kabupaten Cirebon perlu untuk menanggapinya.

“Penempatan nomor urut, merupakan bagian dari strategi kita. Jadi, tidak penting menjelaskan ke publik bagaimana rasionalisasi penempatan nomor urut untuk bacaleg,” jelas Zainal.

Zainal menambahkan, yang perlu digarisbawahi adalah Pemilu 2024 bagi PKB bukan sekadar mempertahankan kemenangan, tetapi juga dibarengi dengan semangat menambah jumlah kursi di parlemen.

“Kami optimistis dengan bacaleg-bacaleg yang dimiliki PKB, mereka semua orang yang sudah teruji kemampuannya. Penempatan nomor urut bagi mereka sebenarnya tidak begitu mempengaruhi,” tegasnya.

Zainal menjelaskan, para anggota legislatif incumbent PKB, merupakan tokoh-tokoh yang sudah dicintai oleh masyarakat. Sehingga, mau di nomor berapa pun, tidak berpengaruh.

"Mereka punya pengalaman lebih. Ini bukan tanpa dasar. Pasalnya, pada 2019 yang lalu, para kader PKB yang sekarang duduk di DPRD, justru kebanyakan tidak di nomor-nomor atas," tuturnya.

“Jadi mereka incumbent ada yang nomor 6, nomor 4, nomor 5, tetapi kenyataannya mereka berhasil menuju kursi parlemen. Ini bukti bahwa anggota legislatif yang sedang duduk di kursi DPRD ini adalah orang orang hebat,” ungkapnya.

Menurut Zainal, mengapa sekarang DPC PKB tidak menempatkan mereka di nomor-nomor atas, karena PKB yakin akan kemampuan para kader tersebut.

“Ini sudah ngomongin strategi, dan saya kira tidak perlu diungkap di publik,” tutupnya.

Sebelumnya muncul isu ancaman pergantian antar waktu (PAW) kepada anggota Fraksi DPRD asal PKB Kabupaten Cirebon yang menolak nomor urut pascapendafataran ke KPU. Hal itu merupakan risiko politik yang harus dibayar dalam sebuah organisasi ketika terjadi perubahan gerbong kepemimpinan.

Politikus senior PKB Kabupaten Cirebon, Tanung, mengakui fakta penempatan nomor urut bacaleg untuk incumbent cukup dilematis. Ia hanya bisa pasrah atas keputusan DPC PKB Kabupaten Cirebon terkait penempatan nomor urut bacaleg tersebut.

Tanung mengatakan, incumbent di Dapil I Emha Syahirul Alam ditempatkan di nomor urut 6, incumbent di Dapil II Mahmudi ditempatkan di nomor urut 5, incumbent di Dapil IV Pandi di posisi nomor urut 4, incumbent di Dapil V dia sendiri ditempatkan di nomor urut 4. Dan incumbent di Dapil VI Mad Saleh di posisi nomor urut 2.

“Sebab ada ancaman dari seorang yang berpengaruh di PKB Kabupaten Cirebon, jika incumbent yang tidak menuruti apa yang sudah ditetapkan DPC terkait penempatan nomor urut bacaleg, maka anggota dewan tersebut akan di-PAW,” jelas anggota Legislatif asal Dapil 5 Kabupaten Cirebon tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya