Berita

Ganjar Pranowo/Net

Politik

Elektabilitas Merosot, Lembaga Survei yang Unggulkan Ganjar Disponsori Siapa?

MINGGU, 21 MEI 2023 | 11:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Elektabilitas bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, merosot signifikan. Setidaknya, itulah hasil survei versi LSI Denny JA. Disebutkan juga tiga alasan mengapa dukungan menurun.

Pertama, karena statusnya sebagai “petugas partai”, Ganjar dinilai tidak akan bisa mengambil keputusan secara independen, karena harus meminta restu ketua umum partainya.

Kedua, gagal menangani masalah kemiskinan di Jawa Tengah, dan ketiga, ikut membuat Indonesia gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.


"Tiga alasan itu masuk akal dan mempengaruhi elektabilitas Ganjar jadi turun," kata aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/5).

Sebenarnya elektabilitas Ganjar sempat menunjukkan tren naik. Saat itu masih di angka 27,9 persen, di bawah Prabowo Subianto.

Selanjutnya naik, dan puncaknya terjadi pada Januari 2023, yakni sebesar 37,8 persen. Namun pada Mei 2023 turun di angka 31,9 persen.

Fakta itu berbanding terbalik dengan kompetitornya, Prabowo Subianto, yang tren elektabilitasnya terus tumbuh positif.

"Jadi survei-survei yang mengunggulkan Ganjar selama ini sebenarnya sponsornya siapa?" Andi Sinulingga balik bertanya.

Sementara itu, sebuah lembaga survei malah menempatkan Ganjar Pranowo di urutan pertama, diikuti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya