Berita

Jajaran pengurus Partai Gelora KBB usai penyerahan dokumen pendaftaran Bacaleg ke KPU KBB/RMOLJabar

Politik

Gelora KBB Tak Mau Disebut Pecahan Partai Lain

SELASA, 16 MEI 2023 | 08:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gelora Kabupaten Bandung Barat (KBB) membantah partai yang didirikan Fahri Hamzah dan Anis Matta itu merupakan partai pecahan dari partai lain yang sudah eksis di Indonesia.

Meski begitu, Partai Gelora KBB tidak menyangkal, banyak fungsionaris partai lain yang memilih menjadi bagian dari partai yang didirikan pada 28 Oktober 2019 tersebut.

Ketua Bappilu Partai Gelora KBB, Cecep Solahudin menyampaikan, rumor yang mengatakan pihaknya merupakan partai pecahan dari partai lainnya, tidak benar adanya. Sebab, Partai Gelora berdiri bukan karena pecahan dari partai politik (Parpol) manapun.


"Kita punya kepercayaan diri untuk bisa membentuk parpol baru di kancah Pemilu 2024 ini," ungkap Cecep, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (15/5).

Diterangkan Cecep, Partai Gelora tidak hanya memiliki kepentingan untuk memenangkan Pemilu 2024, tetapi juga dalam menjaga eksistensi partai agar tetap ada menjadi bagian dari masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

"Kita juga akan menjaga agar Partai Gelora tetap ada untuk menjadi bagian masyarakat KBB," ucapnya.

Kendati menyangkal sebagai pecahan dari partai lainnya, dia membeberkan, banyak mantan kader partai lain yang bergabung di Partai Gelora. Termasuk para Caleg yang pernah ikut berkontestasi di Pemilu 2014 maupun 2019.

"Dari partai lain tentu saja banyak yang tadinya sebagai fungsionaris kini bergabung di Partai Gelora, yang sebagai Caleg sebelumnya di Pileg 2014 dan 2019 juga ada (bergabung dengan Partai Gelora)," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya