Berita

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau/Net

Dunia

Trudeau Kecam Meta karena Tolak Bayar Konten Berita dari Media Lokal

RABU, 10 MEI 2023 | 12:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penolakan perusahaan raksasa Meta terhadap rancangan undang-undang berita online Kanada, mendapat kecaman serius dari Perdana Menteri Justin Trudeau pada Selasa (9/5).

Trudeau mengkritik upaya keduanya menghindari RUU yang mengharuskan raksasa digital membayar konten jurnalisme lokal.

Menurutnya, jurnalisme independen dengan konten berita yang sangat penting layak mendapat bayaran secara adil dari platform digital sebesar Meta.


"Meta tetap mengatakan bahwa mereka tidak ingin membayar jurnalis untuk pekerjaan yang mereka lakukan, menunjukkan betapa tidak bertanggung jawab dan tidak tersentuhnya mereka," tegas Trudeau, seperti dimuat AFP.

Kepolisian Kanada berhasil mengungkap bahwa Meta berencana memblokir berita dari media online untuk para pengguna di Facebook dan Instagram sebagai perlawanan terhadap RUU.

Sementara Google dilaporkan akan menguji coba pembatasan akses media pada warga Kanada.

Undang-undang baru akan mewajibkan raksasa digital membuat kesepakatan komersial dengan outlet Kanada untuk berita dan informasi yang dibagikan di platform mereka.

Kebijakan itu terinspirasi oleh Kode Perundingan Media Baru Australia pertama di dunia, yang bertujuan membuat Google dan Meta membayar konten berita di platform mereka.

Perusahaan raksasa yang mendominasi periklanan online itu dinilai telah menguras uang dari organisasi berita lokal dengan menggunakan konten mereka secara gratis.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya