Berita

Pemudik yang menggunakan jasa kereta api terus meningkat/Ist

Nusantara

Okupansi Capai 100 Persen, Arus Pemudik di Daop 1 Jakarta Memasuki Masa Puncak

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 08:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Puncak arus mudik 2023 mulai terjadi di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Jakarta, pada Kamis (20/4). Indikasinya terlihat dari peningkatan volume penumpang yang signifikan di dua stasiun tersebut.

"Pantauan keberangkatan di Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Kamis 20 April 2023 volume penumpang berangkat kembali mengalami peningkatan," kata Kahumas KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Eva Chairunisa, melalui keterangannya, Kamis (20/4).

Berdasar data KAI, sekitar 24.200 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dengan layanan 32 KA yang beroperasi. Sementara untuk Stasiun Gambir volume penumpang berangkat hari ini mencapai sekitar 18.500 dengan layanan 38 KA.


Total okupansi keterisian tempat duduk dari pemberangkatan KA di area Daop 1 Jakarta pun sudah mencapai 100 persen.

Dari jumlah tersebut mayoritas pemesanan dilakukan untuk jadwal keberangkatan pada tanggal favorit, yakni 14 April 2023 sampai 23 April 2023.

"Berdasarkan data tiket terjual pada tanggal-tanggal tersebut tingkat okupansi volume penumpang sudah mencapai 90 hingga 100 persen. Dengan volume penumpang berangkat tertinggi tercatat pada tanggal 18, 19, 20, dan 21 April 2023, di mana tingkat okupansi telah mencapai 100 persen," papar Eva.

Adapun kota tujuan yang menjadi pilihan di antaranya Yogyakarta, Surabaya, Purwokerto, Kutoarjo, Semarang, Tegal, Solo, dan Bandung.

Demi menghadapi lonjakan pemudik, Daop 1 Jakarta menambah sejumlah fasilitas di stasiun, seperti kursi tunggu dan area bermain anak. Fasilitas toilet dan area ibadah juga diperbarui.

Di Stasiun Pasar Senen dan Gambir, pihak Daop 1 juga dilakukan penambahan petugas pelayanan dan pengamanan untuk memastikan angkutan lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Terakhir, Eva mengimbau pemudik yang telah mengetahui jadwal keberangkatan untuk datang lebih awal guna menghindari keterlambatan perjalanan kereta.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya