Berita

Dinas Perhubungan DKI Jakarta membuka kembali pagar beton Simpang Santa, Jakarta Selatan usai evaluasi uji coba rekayasa lalu lintas/Ist

Politik

Kemacetan di Simpang Santa Tak Terurai, Andi Sinulingga Sindir Pj Gubernur DKI

SELASA, 18 APRIL 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, dalam menangani kepadatan di ruas jalan dan persimpangan Santa, Jakarta Selatan, dikritik banyak kalangan.

Salah satunya aktivis kolaborasi warga Jakarta, Andi Sinulingga, yang menilai terobosan Heru tersebut gagal total. Alih-alih melancarkan arus lalu lintas, yang terjadi justru kemacetan makin parah.

"Dikatakan politikus DPRD DKI dari PDIP, bahwa kebijakan Heru itu sudah penuh perhitungan untuk mengurai kemacetan, yang ada malah tambah macet parah," kata Andi melalui akun Twitternya, Selasa (18/4).


Ironisnya, Heru Budi Hartono sudah terlanjur membongkar jalur pedestrian atau trotoar serta lajur sepeda di kawasan Santa.

"Sementara trotoar untuk para pejalan kaki dan jalur sepeda sudah jadi korban diberangus oleh sang gubernur drop-dropan," sambung Andi Sinulingga.

Andi juga menyesalkan sikap Heru Budi Hartono yang lamban merespons keluhan pengguna jalan yang durasi perjalanannya bertambah lama usai rekayasa lalu lintas di simpang Santa.

"Sudah jelas-jelas salah saja masih sombong nih PJ Gubernur. Bayangkan kalau dia gubernur terpilih, ampun," sindir Andi.

Sebelumnya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmuda, mengaku sependapat dengan kebijakan Heru Budi. Kader PDIP itu menilai, trotoar yang dibangun pada masa kepemimpinan Anies Baswedan tersebut memang seharusnya dibongkar dan ditata ulang. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya