Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov/Net

Dunia

Setelah Rusia, China Menjadi Target Barat Selanjutnya

SABTU, 08 APRIL 2023 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah berhasil mengalahkan Rusia, negara-negara Barat dikatakan sedang membidik China sebagai target berikutnya.

Keyakinan itu disampaikan secara terbuka oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov saat berbicara pada konferensi pers di Ankara setelah bertemu dengan rekannya dari Turki, Mevlut Cavusoglu pada Jumat (7/4).

"Mereka tidak menyembunyikan bahwa ketika Rusia, seperti kata mereka, 'dikalahkan', maka China akan menjadi target berikutnya," kata Lavrov, seperti dikutip dari Anadolu Agency.


Selain Rusia dan China, kata Lavrov, Barat juga akan menargetkan negara mana pun yang berani bertindak secara independen bukan oleh kepentingan AS dan negara-negara Barat lainnya.

Menlu Rusia menambahkan bahwa pernyataan negara-negara Barat, yang mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengumumkan gencatan senjata dan pasokan senjata mereka ke Kyiv, menunjukkan bahwa mereka tidak ingin menyelesaikan konflik Ukraina.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya