Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Helikopter Militer Jepang Hilang Saat Patroli di Okinawa

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 11:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah helikopter militer Jepang dilaporkan hilang dari radar secara tiba-tiba saat menjalankan misi patroli di dekat sebuah pulau di wilayah selatan Okinawa.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis sore (6/4) waktu setempat. Ketika itu terdapat 10 penumpang di dalam helikopter.  

"Dua pilot, dua mekanik, dan enam awak ada di dalamnya, termasuk seorang jenderal GSDF dari divisi 8," kata kepala staf Pasukan Bela Diri Darat (GSDF), Yasunori Morishita, seperti dimuat AFP.


Ia menyebut helikopter yang hilang kemungkinan karena kecelakaan udara. Saat ini pihaknya telah mengerahkan seluruh tim untuk melakukan pencarian.

"Kami akan terus melakukan yang terbaik menggunakan kapal dan pesawat dari pasukan pertahanan laut dan udara, serta kapal patroli penjaga pantai," jelas Morishita.

Morishita mengatakan timnya sempat menemukan bagian pesawat yang hancur, tetapi belum dapat memastikan apakah itu serpihan dari helikopter yang hilang atau bukan.

Perdana Menteri Fumio Kishida mendorong pihak terkait untuk segera menemukan 10 penumpang di dalam helikopter yang hilang.

"Menyelamatkan nyawa adalah prioritas utama kami,” kata Fumio.  

Mengutip NHK News, helikopter yang hilang itu merupakan milik cabang tentara di wilayah Kumamoto selatan.

Setelah lepas landas dari pulau Miyako di Okinawa sekitar pukul 16.00 waktu setempat, helikopter itu dijadwalkan kembali setelah penerbangan selama satu jam. Tetapi kemudian dinyatakan hilang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya