Berita

Menko PMK) Muhadjir Effendy (tengah) saat umumkan jadwal libur lebaran/Ist

Politik

Selain Dimajukan, Pemerintah Tambah Hari Libur Bersama Idulfitri

RABU, 29 MARET 2023 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah memutuskan memajukan libur bersama Idulfitri 1444 H/2023 M. Selain dimajukan, Pemerintah juga menambahkan satu hari libur bersama lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, dengan demikian, libur bersama Idulfitri 1444 H berlangsung mulai tanggal 19-25 April 2023.

Keputusan ini diambil lewat rapat tingkat menteri yang dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.


“Pertimbangan menggeser dan menambah libur bersama ini adalah untuk memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengambil cuti lebih awal sehingga dapat menghindarkan dari penumpukan massa pada puncak mudik yang diperkirakan  tanggal 21 April 2023 bersamaan dengan perayaan Idul Fitri,” kata Muhadjir dalam jumpa pers di Kemenko PMK Jakarta, Rabu (29/3)

Rapat tingkat Menteri ini menghasilkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023. Semula libur bersama Idulfitri  jatuh pada tanggal 21, 24, 25, 26 April 2023.

Berdasar hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan bahwa tahun ini jumlah pemudik sekitar 123 juta orang. Berarti jauh meningkat dibanding tahun lalu sekitar 85 juta orang.

“Saya berharap siapa saja bisa memanfaatkan kesempatan baik ini, penambahan cuti bersama. Membuat perencanaan mudik Idul Fitri lebih baik, matang, dan agar terhindar kemacetan dan ketidaknyamanan dalam perjalanan," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia  meminta pemangku kepentingan, khususnya Kementerian Perhubungan, TNI/Polri, dan pihak lainnya untuk melakukan asesmen berkala.
Tujuannya, mengantisipasi mobilitas masyarakat dalam rangka mudik Hari Raya Idul Fitri 2023.

"Sehingga pelaksanaan operasional di dalam pengendalian arus mudik bisa berjalan dengan baik," ujar Muhadjir.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya