Berita

Wakil Presiden AS, Kamala Harris, tiba di Bandara Internasional Kotoka, Ghana, 26 Maret 2023/Net

Dunia

Hadang Pengaruh China, Kamala Harris Janji Tingkatkan Investasi dan Bantuan AS untuk Ghana

SENIN, 27 MARET 2023 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat terus berupaya membendung pengaruh China di Afrika dengan menjanjikan peningkatan investasi dan bantuan ekonomi, seperti yang disampaikan Wakil Presiden AS Kamala Harris di Ghana, Minggu (26/3) waktu setempat.

Ghana merupakan tujuan pertama dalam tur kenegaraan Harris ke Benua Afrika yang akan berlangsung selama sepekan.  Tanzania dan Zambia termasuk dua negara lain yang akan dikunjunginya.

"Dalam perjalanan ini saya bermaksud untuk melakukan pekerjaan yang berfokus pada peningkatan investasi di benua ini dan memfasilitasi pertumbuhan dan peluang ekonomi," kata Harris tak lama setelah mendarat di Ghana.


Seperti dikutip dari Africa News, Harris selama kunjungannya itu, akan membahas keterlibatan China dalam masalah teknologi dan ekonomi di Afrika yang menjadi perhatian Amerika Serikat, serta keterlibatan China dalam restrukturisasi utang.

Di Ghana Harris akan melakukan pertemuan dengan Presiden Nana Akufo-Addo dan akan mengunjungi bekas kastil tempat para budak dikirim ke Amerika selama era perdagangan budak.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah berupaya memperkuat hubungan dengan Afrika, sebagian untuk menawarkan alternatif bagi kekuatan saingannya, China.

Desember 2022, menjelang KTT AS-Afrika, Washington berkomitmen memberikan bantuan senilai 55 miliar dolar AS untuk benua itu selama tiga tahun ke depan.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken juga mengumumkan bantuan kemanusiaan baru sebesar 150 juta dolar AS untuk wilayah Sahel Afrika selama kunjungan ke Niger bulan ini.
 
Harris akan berada di Ghana mulai 26-29 Maret, kemudian lanjut ke Tanzania mulai 29-31 Maret. Perhentian terakhirnya adalah Zambia, pada 31 Maret dan 1 April.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya