Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Unggul di Bursa Cawapres Indo Barometer, Bukti Kerja Erick Thohir Diapresiasi Publik

RABU, 22 MARET 2023 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Unggulnya Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (Cawapres) 2024 versi survei Indo Barometer, adalah bukti kinerjanya sebagai Menteri BUMN diapresiasi publik.

“Hasil survei tersebut menunjukkan kerja keras Erick Thohir selama ini ternyata mendapat respons dan apresiasi positif. Sehingga publik memberi dukungan yang terus meningkat dari waktu ke waktu,” ujar Ketua Umum Pergerakan Rakyat Berdaulat, Wahab Talaohu dalam keterangan tertulis, Rabu (22/3).

Pada survei Indo Barometer, Erick Thohir mencatatkan elektabilitas 22,9 persen dalam bursa calon wakil presiden. Dia unggul di atas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (15,8 persen), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (6,7 persen), Ketua DPR RI Puan Maharani (6,3 persen), dan Chairul Tanjung (2,7 persen).


Dikatakan Wahab, rekam jejak Erick Thohir dalam sumbangsihnya pada negeri cukup panjang. Dimulai dari pengusaha, pemilik klub olahraga, hingga menjadi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018.

Erick Thohir juga berperan penting dalam mengangkat potensi ekonomi syariah Indonesia, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Wahab pun menilai, hasil survei ini dapat menjadi barometer yang semakin menguatkan tesis bahwa kemenangan Pilpres 2024 akan ditentukan oleh pasangan cawapres.

Setidaknya, kata dia, jika menggunakan simulasi 3 nama, yaitu elektabilitas Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan yang berselisih tipis sebagai kandidat calon presiden dalam berbagai survei.

“Karena dari simulasi tiga pasang kandidat capres didapati selisih elektabilitas sangat ketat. Sehingga membutuhkan pasangan cawapres yang punya tingkat elektoral kuat, dan cawapres yang tepat adalah Erick Thohir,” demikian Wahab.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya