Berita

Representative Images/Net

Dunia

Gagal Cegah Kasus Perdagangan Seks dan Eksploitasi Anak, Mark Zuckerberg dan Meta Hadapi Gugatan

RABU, 22 MARET 2023 | 13:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg serta jajaran eksekutif dan direktur perusahaan Meta Platform Inc menghadapi gugatan  atas dugaan gagal menghentikan perdagangan seks dan eksploitasi anak di Instagram dan Facebook.

Berdasarkan laporan yang dimuat Asia One pada Selasa (21/3), kepemimpinan Zuckerberg dan dewan Meta dianggap telah gagal dalam melindungi kepentingan perusahaan dan pemegang saham dengan menutup mata pada bukti sistemik dalam aktivitas kriminal.

"Dewan Meta secara sadar mengizinkan platform Meta untuk mempromosikan dan memfasilitasi perdagangan seks dan manusia," kata aduan itu, yang diajukan oleh para pemegang saham di Meta pada Senin (20/3) malam waktu setempat.


Menanggapi gugatan tersebut, Meta sendiri telah menolak laporan yang diajukan di Pengadilan Kanselir Delaware AS, dengan mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya memerangi aktivitas kriminal itu.

"Kami melarang eksploitasi manusia dan eksploitasi seksual anak dengan tegas. Klaim dalam gugatan ini salah menggambarkan upaya kami untuk memerangi jenis aktivitas ini. Tujuan kami adalah mencegah orang yang ingin mengeksploitasi orang lain menggunakan platform kami," kata pernyataan Meta.

Sejauh ini perusahaan itu kini tengah menghadapi ratusan tuntutan hukum karena banyaknya kasus pelanggaran yang dilakukan di kedua platform itu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya