Berita

Ujang Komarudin/Ist

Politik

Pemilu 2024, Ujang Komarudin: Memang Bisa Jadi Dua Poros

SELASA, 21 MARET 2023 | 09:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Prediksi Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, bahwa Pemilu 2024 hanya diikuti dua poros bisa jadi benar.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/3).

Menurutnya, pertemuan dua poros saja memang bisa terjadi, disesuaikan keinginan penguasa, terutama lingkaran istana.


"Ya itu kan pandangan Bamsoet, bisa bener bisa tidak. Setelah saya baca komentar dia, mungkin-mungkin saja ada dua poros, dan itu mungkin diinginkan elite sekarang yang berkuasa, istana," kata Ujang.

Disinggung soal dua poros dimaksud yang akan bertarung di Pemilu 2024 mendatang, menurut analisa Ujang, yang pasti ada kubu Anies, sebagai oposisi dan antitesa pemerintahan.

Lalu ada kubu koalisi pemerintahan yang di dalamnya seluruh partai politik pendukung pemerintah.

"Mungkin yang pertama poros Anies, Nasdem, PKS, Demokrat. Poros kedua KIB, PDIP dan KKIR, bersatu menjadi satu poros. Kan begitu logikanya," demikian Ujang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya