Berita

Bangkai ikan yang mengambang di Sungai Darling, Australia pada Minggu, 19 Maret 2023/Net

Dunia

Warga Australia Minta Pemerintah Segera Bersihkan Jutaan Ikan Mati di Sungai Darling

SENIN, 20 MARET 2023 | 15:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terganggu dengan jutaan bangkai ikan yang mengapung dan menyumbat aliran air Sungai Darling, warga mendesak pemerintah Australia segera mengambil tindakan.

Salah seorang penduduk di Menindee, Karen Page, mengaku sangat bergantung pada Sungai Darling untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga.

Oleh sebab itu, menurut Karen, harusnya pihak berwenang langsung menyingkirkan seluruh ikan dari sungai begitu mengetahui kabar kematian massal tersebut.


"Segera setelah mereka melihat apa yang terjadi, mereka seharusnya memiliki peralatan itu di sini. Mereka seharusnya sudah membersihkannya," kata Karen, seperti dimuat Reuters pada Senin (20/3).

Tingkat oksigen yang rendah di sungai terpanjang kedua di Australia itu, diduga kuat menjadi penyebab kematian ikan massal akhir pekan lalu di dekat kota Menindee, New South Wales.

Di area yang sama, kematian jutaan ikan juga pernah terjadi pada 2018 dan 2019, karena aliran air yang buruk, kualitas air yang buruk, dan perubahan suhu yang tiba-tiba.

Menurut profesor kesehatan hewan air di University of Sydney, Joy Becker, untuk memulihkan ekosistem Sungai Darling, akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sebab ada kemungkinan spesies hama mengambil alih sungai dan membuat ikan semakin sulit bertahan hidup.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya