Berita

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan/RMOL

Politik

Hasto Sindir Safari Anies Sepi, Hinca Pandjaitan: Jangan Ganggu Calon Pemimpin Bangsa Paparkan Gagasan

SENIN, 20 MARET 2023 | 13:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang menyebut safari politik Anies Baswedan di Jawa Timur sepi lantaran gagasannya tidak lagi relevan, direspons serius pihak Partai Demokrat selaku calon rekan koalisi.

Seperti dikatakan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, soal ramai atau tidaknya safari Anies Baswedan itu bisa merujuk fakta di lapangan belakangan ini.

Atas dasar itu, Hinca menegaskan bahwa setiap calon pemimpin bangsa ke depan tidak boleh dihalang-halangi ketika menyampaikan gagasannya.  


“Bagi saya, siapapun calon pemimpinnya, siapapun calon presiden, siapapun calon yang akan memimpin negeri ini, dia wajib melepaskan gagasan dan pikirannya kapan dan di mana saja, tanpa ada gangguan apapun, enggak boleh itu,” kata Hinca kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3).

Menurut Hinca, pernyataan Hasto tersebutlah yang justru tidak relevan karena membandingkan jumlah massa dengan gagasan. Sebab, teknis acara dengan substansi gagasan sangat diametral perbedaannya.

“Enggak relevan lah itu. Kalau itu kan soal teknis di lapangan saja. Saya kebetulan enggak lihat. Biasanya kami saja kalau turun ke mana begitu soal gagasan enggak pernah kosong, enggak pernah sepi gagasannya ya, soal orangnya ya tergantung panitia yang ngatur itu. Kita bukan panitia kalau kita panitia baru kita tahu,” pungkasnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya menyebut safari Anies Baswedan di Surabaya, Jawa Timur, yang sepi menunjukkan rendahnya perhatian warga karena gagasannya tidak relevan.

Menurut Hasto, publik sudah tahu siapa yang membangun Kota Surabaya selama ini. Yang membangun Surabaya, kata dia, adalah kader-kader PDIP seperti Bambang DH, Tri Rismaharini, dan Eri Cahyadi.

“Ya safarinya sepi, karena (warga) tahu Surabaya selama ini siapa yang membangun,” kata Hasto di sela menghadiri acara rakornis PDIP Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (19/3).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya