Berita

Pendiri Wagner, Yevgeny Prigozhin/Net

Dunia

Wagner akan Rekrut 30 Ribu Tentara Baru pada Pertengahan Mei

MINGGU, 19 MARET 2023 | 09:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya perekrutan anggota baru terus dilakukan oleh kelompok tentara bayaran Wagner Rusia, dan menargetkan 30 ribu personel pada pertengahan Mei mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh pendiri Wagner, Yevgeny Prigozhin dalam sebuah pesan audio di Telegram pada Sabtu (18/3).

"Pada pertengahan Mei, kami berencana menambah jumlah pejuang di unit kami sekitar 30.000,” ujarnya, seperti dimuat Cyprus Mail.


Prigozhin optimis target itu akan dicapai, mengingat pekan lalu, Wagner berhasil membuka perekrutan di 42 kota Rusia dan menjaring 500-800 orang per hari.

Ia mengklaim perekrutan berjalan lebih baik dari yang dia harapkan. Para sukarelawan juga memiliki kondisi fisik yang lebih baik daripada narapidana yang dia tangani sebelumnya.

Anak buah Prigozhin menderita kerugian besar saat memimpin perang Rusia merebut kota Bakhmut di Ukraina, sejak musim panas lalu.

Pejabat Ukraina mengklaim bahwa sekitar 30 ribu pejuang Wagner telah meninggalkan atau terbunuh atau terluka sepanjang pertempuran.

Untuk itu, Wagner gencar melakukan penambahan anggota baru dengan berbagai cara, mulai dari merekrut para tahanan di penjara, warga sipil di sekolah menengah, tempat olah raga dan kebugaran, hingga memasang iklan di situs dewasa terkenal.

Semua dilakukan untuk memperkuat Wagner dan meningkatkan peluang kemenangan bagi Rusia di Ukraina.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya