Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Net

Politik

Jawab Keraguan Publik, Megawati Perlu Beri Kewenangan Lebih untuk Puan

SENIN, 13 MARET 2023 | 07:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Regenerasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) perlahan perlu dilakukan Megawati Soekarnoputri kepada Puan Maharani secara perlahan.

Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, sudah saatnya Megawati memberikan kewenangan yang lebih di kepartaian untuk Puan.

"Megawati seperti pemilik kendaraan, dia memegang STNK dan BPKB. Hanya saja, kuncinya untuk menggerakan partai diberikan kepada Puan," kata Dian kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/3).


Meski belum ada pengumuman resmi, Puan digadang-gadang menjadi kandidat bakal calon presiden PDIP.

Namun Puan memiliki saingan yang cukup kuat, yakni Ganjar Pranowo. Jika dihitung berdasarkan elektabilitas, Ganjar masih lebih unggul dibandingkan Puan.

Karenanya, sebelum proses pencalonan Puan sebagai capres tunggal dari PDIP, maka sosok yang kini menjabat Ketua DPR RI itu perlu mendapat kewenangan lebih dari partai.

Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada Puan untuk menunjukkan leadership di PDIP. Dengan begitu, tidak ada keraguan di internal PDIP soal kapasitas Puan yang kerap dipertanyakan banyak orang.

"Ini sekaligus untuk melatih Puan begitu regenerasi PDIP berjalan. Begitu tongkat estafet kepimpinan diberikan, maka Puan tidak mengalami shock culture," tutup Dian.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya