Berita

Direktur Riset Indonesia Presidential studies (IPS), Arman Salam/RMOL

Politik

Wacana Penundaan Pemilu untuk Cek Ombak Muluskan Target Politik Besar

SENIN, 06 MARET 2023 | 03:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Munculnya keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memerintahkan KPU menghentikan tahapan Pemilu. Caranya: bahwa ortu teman-teman sebagai upaya cek ombak dari kekuatan tertentu yang memiliki target politik lebih besar.

Direktur Riset Indonesia Presidential studies (IPS), Arman Salam mengatakan,  putusan PN Jakpus soal penundaan pemilu atas gugatan partai Prima sangat bernuansa politis.

Pandangan Arman, seharusnya trias politik yang dirumuskan sebagai sistem bernegara bisa berjalan baik sehingga cek serta fungsi pelayanan menjadi maksimal.


Dikatakan Arman, kegenitan PN memperlihatkan bagaimana eksekutif mengendalikan yudikatif. Tujuannya, untuk kepentingan kelompok penguasa yang oportunis.

"Gerakan lucu-lucuan ini sangat menciderai nilai demokrasi dan merusak tatanan dalam sistem demokrasi," jelas Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/3).

Arman menjelaskan bahwa emosi masyarakat justru akan bisa tersulut marah dan bisa menimbulkan chaos jika pemerintah tidak hati-hati.

"Jangan main-main memenuhi hasrat pribadi atau golongan tertentu, apalagi main sulap sim salabim hadir sebagai sinterklas," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya