Berita

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, meminta persiapan haji lebih mendetail/Ist

Politik

Menag Yaqut Minta Penyelenggaraan Haji 2023 Dipersiapkan Lebih Detail

KAMIS, 02 MARET 2023 | 18:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan haji 1444 H/2023 M harus dipersiapkan dengan detail dan hati-hati. Karena hal tersebut menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan haji.

Demikian disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat memberi arahan pada Rapat Kerja Nasional Program Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah Tahun 2023, di Asrama Haji Bekasi.

“Pelaksanaan ibadah haji ini salah satu core pelayanan Kemenag, meski banyak pelayanan lainnya seperti pendidikan dan  keagamaan yang lain, namun sering kali haji lah yang menyedot perhatian publik. Karena itu, persiapannya sangat penting, saya minta dilakukan dengan hati-hati dan detail,” ujar Menag, dikutip Redaksi dari laman Kemenag, Kamis (2/3).


Di antara yang menjadi sorotan Menag adalah pelayanan haji lansia, khususnya yang menggunakan kursi roda. Gus Yaqut, sapaan akrabnya, meminta pengadaan kursi roda harus proporsional dengan jumlah lansia yang tahun ini mencapai 62 ribu jemaah.

Selain itu, Menag Yaqut juga meminta petugas selalu sigap dalam melayani jemaah, terutama para lansia.

“Kalau bisa jangan hanya kursi roda, juga mobil golf yang perlu dipersiapkan, itu pasti akan sangat membantu para jemaah,” imbuhnya.

Kemudian guna memudahkan jemaah, Menag Yaqut meminta identitas setiap petugas haji lebih terlihat atau mencolok. Agar para jemaah terutama yang lansia lebih mudah mengenali petugas saat membutuhkan pertolongan.

“Terutama jemaah lansia yang pengelihatannya kurang. Agar mudah mengenali petugas, sehingga mereka segera tahu harus meminta tolong ke siapa dengan identitas yang mencolok tersebut,” beber Menag.

Menag pun optimistis, dengan memperhatikan hal-hal kecil dalam persiapan haji ini, akan memberikan kesuksesan dalam penyelenggaraan haji 2023.

“Mudah-mudahan segala keberhasilan tahun lalu (2022) memberikan semangat dan spirit agar minimal bisa sama dengan tahun lalu. Atau bahkan bisa lebih,” demikian Gus Yaqut.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya