Berita

Muhammad Syafi'i (berjas hitam) saat bersilaturahmi dengan tokoh perempuan di Pontianak/RMOL

Politik

Romo Syafii: Prabowo Berprinsip Seperti Pendekar

RABU, 01 MARET 2023 | 21:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berprinsip layaknya seorang pendekar. Meski kalah berkali-kali saat mencalonkan presiden, namun ia tetap bangkit dan menaati konstitusi lalu maju lagi pada Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Presidium Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Muhammad Syafi'i saat bersilaturahmi dengan tokoh perempuan di Pontianak. Pria yang akrab disapa Romo Syafi’i itu menjawab pertanyaan terkait Prabowo yang getol maju di pemilihan umum.

"Memang bolak balik kalah, tapi prinsip beliau seorang pendekar. Jangan dihitung berapa kali dia, jatuh tapi hitunglah berapa kali dia bangkit," kata Romo Syafi’i melalui keterangan tertulisnya, Rabu (1/3).


Romo Syafii juga menjelaskan, jalan yang ditempuh Prabowo saat ini dengan bergabung bersama pemerintah adalah termasuk ilmu fiqih siyasah, yakni masuk melalui sistem untuk meraih kemenangan yang konstitusional dan mengedepankan kepentingan rakyat.

"Dan beliau tau yang menang itu bukan sekadar dari yang memilih, tapi harus dengan sistem yang baik juga caranya, bagaimana ya harus masuk ke dalam sistem tersebut dengan menjadi Menteri Pertahanan," kata dia.

Penjelasan Romo Syafii disambut baik oleh para tokoh perempuan yang hadir dalam forum diskusi tersebut. Mereka bisa menerima pencalonan Prabowo sekaligus mendoakan untuk menang pada kontestasi politik 2024.

"Alhamdulillah, sejumlah tokoh perempuan akhirnya dapat memahami jalan pikiran pak Prabowo dan mereka mendoakan beliau bisa menang pada Pilpres 2024," tutup Romo Syafii.

Sejumlah tokoh perempuan Pontianak yang hadir dalam silaturahmi bersama Romo Syafii tersebut, di antaranya pengurus Muslimat NU, pengurus Fatayat NU, pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Pontianak, pengurus IWSS (Ikatan Wanita Sulawesi Selatan), pengurus FKPPI, dan pengurus Naqsabandiyah.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya