Berita

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA/RMOL

Politik

Tiru Kopassus, Kemendagri Bakal Bentuk Tim Khusus Penanganan Bencana

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 19:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuat tim khusus dari personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan (Gulkarmat) yang akan bertugas menangani bencana.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, mengatakan tim khusus yang akan dibentuk ini harus menguasai 21 jenis Diklat, mulai dari ahli laboratorium, tim penyelamatan reruntuhan, penyelamatan di dalam air, dan lain sebagainya.

"Di Indonesia petugas baru menguasai 15 level Diklat, tidak semua daerah bahkan sampai 15 level. Makanya kita akan buat tim khusus, yang nantinya personelnya dari daerah-daerah lain. Kalau TNI punya Kopassus nah kita nanti juga punya," katanya usai membuka Nasional Firefighter Skill Competition and Fire Safety Festival 2023 di halaman Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Minggu (26/2).


Safrizal mengatakan, Kementerian Dalam Negeri akan melakukan pemetaan wilayah dengan membagi daerah mana yang paling tinggi dan rendah penguasaan jenis Diklat. Pemetaan akan dimulai pada pertengahan tahun ini.

"Saya melihat DKI Jakarta paling berpeluang. Sebab, selain menguasai skill paling banyak, DKI Jakarta juga punya tempat Diklat yang paling lengkap se-Indonesia, sehingga sering kami menitipkan anggota kami untuk Diklat di Jakarta," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya