Berita

Warga Suriah berdiri di atas reruntuhan bangunan setelah gempa dahsyat yang menimpa pekan lalu/Net

Dunia

Bantu Suriah Pulih dari Gempa, Rusia Kirim Lebih dari 300 Tentara

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 07:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kehadiran militer Rusia di Suriah semakin nampak ketika ratusan tentaranya dikerahkan menuju wilayah terdampak gempa pada Selasa (14/2).

Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya telah mengirim 300 tentara untuk membantu warga Suriah membangun kembali rumahnya setelah ditimpa gempa berkekuatan 7,8 magnitudo.

"Lebih dari 300 prajurit dan 60 unit militer dan peralatan khusus telah terlibat dalam kegiatan membersihkan puing-puing akibat gempa bumi," ungkap pernyataan tersebut, seperti dimuat Reuters.


Selain pasukan, Rusia juga disebut telah mengirimkan paket makanan dan disinfektan serta kebutuhan pokok lainnya ke titik bantuan kemanusiaan di kota barat laut Aleppo.

Sejak gempa bumi melanda Suriah dan Turki awal pekan lalu, Kremlin mengatakan telah menghubungi pihak berwenang Suriah untuk memberikan bantuan ke daerah-daerah yang terkena dampak.

Posisi Rusia di Suriah cukup dominan terutama setelah Amerika Serikat menarik pasukannya pada 2019 dan kedekatan Moskow dengan pemimpin Suriah Bashar al-Assad.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya