Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Soal Pertemuan Prabowo-Khofifah, Begini Respons Cak Imin

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 05:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertemuan tertutup antara Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sudah diketahui Ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar. Namun pria yang karib disapa Cak Imin ini memilih tidak mengomentari pertemuan tersebut.

"Belum tahu. Saya malah baru mendengar (kabar pertemuan Prabowo-Khofifah) tadi pagi," ucapnya saat di Blitar, Jawa Timur, Selasa (14/2).

Cak Imin mengaku tidak merisaukan pertemuan tersebut. Apalagi, PKB juga terus menjalin komunikasi dengan semua partai menyongsong Pemilu 2024.


"Sekarang masih proses komunikasi dengan semua partai. Golkar, Nasdem, semua kami jajaki untuk perluas jumlah koalisi. Masih ada waktu," imbuhnya.

Meski sudah berkoalisi dengan Gerindra, PKB tetap konsisten untuk mengusung Cak Imin sebagai calon presiden di Pemilu 2024. Hal inilah yang diduga membuat Prabowo melakukan manuver dengan menemui Khofifah di Surabaya.

Menteri Pertahanan yang juga Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Senin malam (13/2). Pertemuan itu dilakukan tertutup.

Usai pertemuan, Prabowo hanya menyebut telah membahas beberapa hal. Di antaranya soal sejarah Nahdlatul Ulama (NU) hingga cerita Khofifah memperkenalkan Islam moderat di Timur Tengah.

Bahkan, ia menilai Khofifah punya kemampuan untuk berada di tingkat nasional.

"Saya kira beliau salah satu tokoh yang mempunyai kemampuan di tingkat negara dan bangsa," kata Prabowo di Surabaya.

Di sisi lain, Khofifah belum mau memberikan pernyataan terkait pertemuan dengan Prabowo tersebut. Mantan Menteri Sosial itu hanya mengucapkan terima kasih kepada awak media yang menunggunya di lokasi pertemuan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya