Berita

Ilustrasi KTP/Net

Politik

Wacana KTP Digital, PSI Ingatkan Kemendagri Pastikan Keamanan Sistemnya

SENIN, 13 FEBRUARI 2023 | 14:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rencana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital yang bisa digunakan pada perangkat ponsel disambut baik oleh DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSI, Sigit Widodo mengingatkan Kemendagri untuk tetap menjamin keamanan sistem dan mensosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.

“Ini langkah berani yang harus didukung, tapi bisa berakibat fatal jika keamanan data tidak terjamin dan masyarakat tidak tersosialisasikan dengan baik,” ujar  Sigit, Senin (13/2).


Sikap resmi PSI ini menyusul rencana Ditjen Dukcapil Kemendagri merilis KTP Digital atau Identitas Kependudukan Digital (IKD). Rencananya, Aplikasi IKD sudah bisa diunduh di Playstore untuk pengguna ponsel Android mulai akhir bulan ini.

PSI menilai, pengalaman pemerintah dengan Aplikasi Peduli Lindungi di saat Pandemi Covid-19 sudah cukup untuk menjalankan Aplikasi IKD. Dalam pandangan PSI, jelas Sigit, sistem kerja KTP Digital tidak akan jauh berbeda dengan Aplikasi Peduli Lindungi.

Artinya, masyarakat juga sudah terlatih menggunakannya. Dengan demikian seharusnya tidak ada masalah yang berarti dan masyarakat akan dipermudah dengan adanya aplikasi ini.

Namun Sigit mengingatkan, selama beberapa tahun terakhir keamanan data lembaga pemerintah dan BUMN tengah menjadi sorotan menyusul seringnya peretasan basis data dan dijualnya data hasil retasan di forum-forum hacker.

“Jangan sampai sambutan hangat masyarakat berubah menjadi cibiran dan  kemarahan saat data KTP Digital menyebar di Internet,” ujarnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya