Berita

Jurubicara Puncak Resepsi 1 Abad NU, Rahmat Hidayat Pulungan/Net

Politik

Panitia Puncak Resepsi 1 Abad NU Siap Sambut Nahdliyin dan Masyarakat di Sidoarjo

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 21:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Panitia siap menyambut kedatangan jutaan warga Nahdliyin dan masyarakat yang ingin menyaksikan langsung Puncak Resepsi 1 Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Acara ini, akan digelar pada Selasa (7/2) dan diramaikan oleh berbagai pesta rakyat.  

"Panitia sudah siap semua menyambut para kader NU, warga Nahdliyin dan masyarakat," kata Jurubicara Puncak Resepsi 1 Abad NU, Rahmat Hidayat Pulungan, di Sidoarjo, Senin (6/2).

Belasan ribu anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bersama ribuan aparat keamanan dari TNI dan Polri siap mengamankan acara tersebut. Sejak dua pekan lalu, para anggota Banser dan aparat keamanan sudah siaga di sekitar Gelora Delta.


“Kami sudah menyiapkan pengamanan oleh Banser dan TNI-Polri. Insyaallah acara besok yang bakal dihadiri jutaan orang aman,” lanjut Rahmat.   

Rahmat juga mengajak seluruh Nahdliyin bersama-sama memperbaharui niat menghadiri Resepsi 1 Abad NU dalam rangka mengambil berkah.

"Ayo, kita hadiri 1 Abad NU ini dengan niat memperoleh berkah. Momentum yang mungkin cuma datang sekali seumur hidup ini harus kita manfaatkan dan maksimalkan sebaik-baiknya," kata dia.

Rahmat mengatakan bahwa Puncak Resepsi 1 Abad NU terbuka untuk semua kalangan. Panitia juga sengaja merancang sesuai dengan semangat kehadiran NU sebab NU memang hadir untuk semua golongan, kalangan, dan lapisan masyarakat.

Dia menegaskan, warga masyarakat tidak perlu khawatir atau ragu untuk datang ke Sidoarjo. Sebab, panitia, Pemkab Sidoarjo, dan Pemprov Jawa Timur telah menyediakan banyak fasilitas mulai dari toilet, konsumsi, medis, bazar kuliner, dan pameran UMKM.

Sebagai bukti bahwa semua orang boleh hadir dalam Puncak Resepsi 1 Abad NU, panitia tidak mempersyaratkan ketentuan-ketentuan lain selain yang selama ini biasa berlaku.

"Tidak ada, misalnya, warga harus menggunakan gelang tertentu atau atribut lain. Jadi, silakan datang, ramaikan. Tidak ada syarat mesti pakai gelang," tuturnya.

"Memang ada ketentuan khusus bagi undangan tertentu ketika melibatkan kehadiran Presiden atau Wakil Presiden," ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PBNU itu.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya