Berita

Diskusi publik di Hotel Atlet Century Jakarta pada Rabu, 1 Februari 2023/Repro

Politik

Ikut Deklarasi dan Beri Dukungan, Saiful Anam: Pantas Anies Baswedan Tidak Tersentuh KPK di Era Saut Situmorang

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 02:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang dalam acara relawan Anies Baswedan dianggap menimbulkan persepsi liar. Bahkan, kehadiran Saut tersebut membuat publik curiga bahwa Anies tidak pernah tersentuh di eranya.

"Hadirnya Saut Situmorang dalam acara relawan Anies patut untuk dipertanyakan. Mengingat pada eranya Anies seperti tidak tersentuh bahkan dilakukan panggilan oleh lembaga anti rasuah pada masa kepemimpinannya," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (1/2).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, publik menanyakan seorang mantan pimpinan KPK masih tertarik untuk memberikan dukungan kepada kandidat capres-cawapres. Hal tersebut dapat dilihat sebagai moral hazard yang buruk mengingat mestinya mantan pimpinan KPK merupakan seseorang negarawan tidak terlibat aksi dukung mendukung apalagi terkait politik praktis di lapangan.


"Ini kan memperjelek citra Saut Situmorang sebagai mantan pimpinan KPK, mestinya yang bersangkutan tidak terkait dengan dukung mendukung capres cawapres manapun," kata Saiful.

Karena kata Saiful, kehadiran Saut dan turut memberikan dukungan untuk Anies dalam acara deklarasi Sekretariat Bersama Kuning, Ijo, Biru (Sekber KIB) yang mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon presiden semakin memperkuat anggapan publik terhadap pertanyaan mungkinkah ini semua ada hubungannya dengan tidak tersentuhnya Anies pada masa kepemimpinannya di KPK.

"Pertanyaan-pertanyaan liar publik tersebut akan terus berkecamuk, mengingat pantas juga akan mengarah kesana, karena Saut adalah sosok pimpinan KPK, sehingga tidak salah apabila ada anggapan bahwa di era Saut Anies tidak tersentuh," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya