Berita

F-16 buatan AS/Net

Global

Pejabat Militer AS Diam-diam Melobi Pentagon untuk Mengirim F-16 ke Ukraina

SENIN, 30 JANUARI 2023 | 06:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah upaya Barat untuk membantu Ukraina melawan Rusia, sebuah laporan media menyebutkan bahwa  militer AS diam-diam mendorong Departemen Pertahanan untuk memberi lampu hijau pengiriman jet tempur F-16 ke Kyiv.

Mengutip seorang pejabat Pentagon dan dua sumber lain yang mengetahui masalah tersebut, Politico melaporkan bahwa ada kampanye di dalam Departemen Pertahanan untuk mengirim F-16 ke Ukraina.

Kampanye pengiriman F-16 sebagian didorong oleh keputusan baru-baru ini untuk mengirim tank M1 Abrams dan sistem pertahanan udara Patriot ke Kiev. Meski belum ada keputusan akhir, namun nampaknya sebagaian besar para pejabat telah sepakat.
Perlu waktu berminggu-minggu bagi AS untuk membuat keputusan apakah akan mengirim jetnya sendiri ke Ukraina, atau menyetujui ekspor ulang F-16 dari negara lain.

Perlu waktu berminggu-minggu bagi AS untuk membuat keputusan apakah akan mengirim jetnya sendiri ke Ukraina, atau menyetujui ekspor ulang F-16 dari negara lain.

Baru-baru ini, Kyiv memperbarui permintaannya untuk pesawat tempur modern.

Setelah AS dan Jerman setuju untuk memberi Ukraina masing-masing 31 tank Abrams dan 14 Leopard 2, Presiden Ukraina Volodymir Zelensky menggandakan permintaannya untuk rudal jarak jauh dan jet tempur.

Sementara Jerman mengisyaratkan bahwa mereka tidak akan memasok pesawat tempur ke Ukraina, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby menyatakan pada Rabu bahwa Washington terus berdiskusi dengan Kyiv tentang kemampuan militernya.

“Tidak bisa menyalahkan Ukraina karena menginginkan lebih banyak sistem. Ini bukan pertama kalinya mereka berbicara tentang jet tempur,"  katanya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya