Berita

Presiden Joko Widodo saat membuka secara simbolis Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat/Net

Politik

Jokowi Ingin ASEAN Jadi Epicentrum Pertumbuhan Ekonomi

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 13:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo membuka secara simbolis Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu (29/1). Acara ini disaksikan ribuan warga yang memadati  panggung utama.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan tiga hal penting di balik terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Keketuaan ASEAN 2023. Salah satunya, tetap relevan terhadap kepentingan rakyat.

"Pertama, ASEAN harus tetap relevan terhadap kepentingan rakyat, juga kawasan dan dunia. Kedua, stabilitas dan perdamaian di Indo-Pasifik ASEAN harus berkontribusi besar. Ketiga, ASEAN sebagai epicentrum pertumbuhan ekonomi," jelasnya.


Menurutnya, ketiga poin tersebut penting karena berbagai hal, seperti situasi global tidak mendukung, situasi dunia masih belum pasti, pengaruh geopolitik, krisis ekonomi, krisis pangan, dan krisis energi.

"Kita tetap harus optimis. Keketuaan ASEAN harus menumbuhkan optimisme," tuturnya.

Melalui tema Keketuaan ASEAN yaitu: “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”, Indonesia bertekad mengarahkan kerja sama ASEAN tahun 2023 untuk melanjutkan dan memperkuat relevansi ASEAN dalam merespon tantangan kawasan dan global, serta memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan, untuk kemakmuran rakyat ASEAN.

Kick Off terselenggara jelang rangkaian pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN pada tanggal 3 hingga 4 Februari 2023, yang akan berlangsung di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya