Berita

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPID) saat berjalan kaki menuju Gedung DPR RI/RMOL

Politik

Diterima DPR, Puluhan Ribu Perangkat Desa Minta Jadi PNS

RABU, 25 JANUARI 2023 | 14:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada beberapa tuntutan yang disampaikan puluhan ribu perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPID) saat menggelar aksi demo di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Anggota Badan Legislasi DPR RI, Herman Khaeron menyebutkan, setidaknya ada tiga tuntutan yang disampaikan pendemo, yakni menyetop pemberhentian perangkat desa secara massif, peningkatan gaji, dan penerbitan status perangkat desa.

Tiga tuntutan tersebut ia dapati setelah menerima perwakilan massa di Ruang Rapat Komisi II DPR RI.


Herman menuturkan, tuntutan tersebut harus dirumuskan secara detail agar dapat mengeluarkan kebijakan ikhwal jabawan seperti apa yang lebih tepat dalam peraturan perundang-undangan tersebut.

Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan amanah dari perangkat desa tersebut untuk dapat dibahas di parlemen.

“Pasti fraksi-fraksi akan lakukan pembahasan, yang terpenting adalah bagaimana kita perjuangkan dulu UU Desa ini. Masuk dalam Prolgenas Prioritas 2023 baru nanti isinya jadi pembahasan,” kata Herman kepada wartawan, Rabu (25/1).

Dia menambahkan, akan mengusulkan untuk merevisi undang-undang tentang desa tersebut.

“Oh iya, iya termasuk itu. Detailnya nanti akan dibahas, kalau memang UU itu sudah masuk revisi,” tutupnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya