Berita

Presiden Vladmir Putin/Net

Dunia

Perang Belum Selesai, Putin Akui Rusia Mulai Kekurangan Stok Obat-obatan

RABU, 25 JANUARI 2023 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menghadapi kekurangan pasokan obat-obatan, memicu kekhawatiran akan krisis kesehatan di tengah ketegangan global akibat perangnya di Ukraina.

Dalam pidatonya dengan Dewan Pemerintah pada Selasa (24/1), Presiden Vladmir Putin mengatakan bahwa hasil inspeksi di lapangan menunjukkan negara itu mulai kekurangan beberapa obat di apotek terutama karena melambungnya harga-harga.

"Ada kekurangan beberapa obat, meskipun faktanya kami banyak memproduksi sendiri obat serta produk farmasi lainnya, yang dalam tiga kuartal tahun lalu tumbuh sekitar 22 persen," kata Putin, seperti dikutip dari TASS.


Putin menegaskan bahwa 60 persen obat-obatan di pasaran adalah obat dalam negeri. Namun demikian, beberapa obat telah mengalami defisit, dan harga telah meningkat.

Putin mengungkapkan bahwa Rusia tidak membatasi impor obat-obatan dan terus bekerja sama dengan produsen asing.  Namun, sanksi Barat yang diberlakukan selama perang di Ukraina, membuat pengiriman ke Rusia terkena hambatan transportasi, asuransi dan bea cukai.

"Ada kelangkaan obat-obatan tertentu, dan harganya naik," tambah Putin.

Toko-toko di Moskow banyak yang tutup karena bisnis menghadapi  kejatuhan ekonomi akibat sanksi Barat. Sebagian toko yang masih bertahan dengan rak terisi penuh, tidak memiliki produk-produk Barat,  menjadikannya semakin langka dan sangat mahal. Memukul beban ekonomi rumah tangga di Rusia.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya