Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tak Punya Uang ke Dukcapil, Puluhan Ribu Warga Afghanistan Tak Punya KTP

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 19:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Puluhan ribu warga Afghanistan di Distrik Farahrud dilaporkan tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) karena tidak memiliki uang yang cukup untuk sekadar pergi ke pusat pelayanan dan mengajukan identitas.

Tercatat sekitar 70 persen penduduk Farahrud tidak memiliki KTP Afghanistan.

"Setidaknya 14 ribu orang memegang KTP di Farahrud, sementara 70 ribu sisanya belum mendapatkan dokumen nasional," kata Badan Pusat Statistik dan Informasi Farahrud, seperti dikutip TOLO News pada Minggu (22/1).


Menurut seorang penduduk Farahrud, Abdul Hakim, banyak dari mereka yang belum belum memiliki KTP bahkan sudah berusia 40 tahun. Untuk itu, Abdul Hakim berharap agar KTP dapat didistribusikan segera oleh negara secara merata.

"Saya ingin mereka memberi saya kartu identitas di sini," desak Hakim.

Sementara menurut pengakuan Rahim, penduduk Farahrud lainnya, mereka tidak memiliki uang yang cukup untuk sekadar pergi ke pusat untuk mengajukan KTP.

Baru-baru ini, media melaporkan adanya protes penduduk Afghanistan karena keterlambatan penerbitkan KTP elektronik, mereka juga tidak bisa mendaftarkan namanya secara online.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya