Berita

Logo hubungan diplomatik Indonesia-Jepang ke-65 tahun yang diluncurkan pada Jumat, 20 Januari 2023/Net

Dunia

Rayakan Hubungan Diplomatik, Jepang-Indonesia Luncurkan Logo 65 Tahun

SABTU, 21 JANUARI 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia dan Jepang merayakan hubungan diplomatik yang telah berlangsung selama 65 tahun dengan meluncurkan logo yang menggambarkan eratnya hubungan antar kedua negara.

Logo yang terdiri dari angka 6 dan 5 ini berpadu membentuk satu hati yang selaras dengan tema perayaan hubungan tahun ini, yaitu "Satu Hati, Kokoro-Hitotsu-Ni".

Simbol tersebut diluncurkan pada Jumat (20/1), melalui video Kick-off 65 Tahun Indonesia-Jepang yang diunggah dalam akun media sosial Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.


"2023 adalah tahun yang penting untuk hubungan Indonesia dan Jepang. Untuk merayakannya, Indonesia dan Jepang sepakat meluncurkan logo yang akan di gunakan (dalam setiap kegiatan kedua negara) tahun ini," ujar Dubes Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi.

Sementara menurut Dubes Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi, tahun ini Indonesia dan Jepang akan melakukan banyak kegiatan untuk merayakan hubungan bilateralnya yang telah terjalin selama lebih dari enam dekade.

Menurut pernyataan bersama dari Dubes masing-masing negara, 2023 akan menandai banyak hal penting yang akan dilakukan oleh kedua negara.

Tahun ini, Indonesia dan Jepang akan memiliki peran masing-masing dalam kepemimpinannya di kawasan, di mana Indonesia memegang Keketuaannya di ASEAN, dan Jepang juga memimpin G-7 pada 2023.

Pada tahun ini juga Jepang dan ASEAN menyambut hubungan persahabatan dan kerja sama yang telah berlangsung tepat selama 50 tahun.

Dalam banyak momen besar tersebut, kedua negara saling mendorong untuk terus meningkatkan dan memperkuat hubungan kerja sama di seluruh bidang, di masa mendatang.

"Selamat merayakan 65 tahun hubungan Indonesia dan Jepang," kata kedua Dubes di akhir video.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya