Berita

Lukas Enembe di kursi roda saat dihadirkan dalam keterangan pers penahanan dirinya oleh KPK dari RSPAD/RMOL

Hukum

KPK Cegah 5 Orang ke LN, Salah Satunya Wanita Teman Main Judi Lukas di Kasino

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 20:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lima orang termasuk seorang wanita yang diduga menemani Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) bermain judi kasino di luar negeri dilakukan pencegahan untuk tidak bepergian ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, dalam rangka kebutuhan proses penyidikan, KPK telah melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap lima orang saksi.

"Setidaknya ada lima orang yang sudah dilakukan cegah ke luar negeri," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat sore (13/1).


Kelima orang itu kata Ali, merupakan pihak-pihak yang keterangannya sangat dibutuhkan dalam proses penyidikan. Sehingga, ketika dibutuhkan keterangannya, dapat memenuhi panggilan tim penyidik.

"Sehingga harapannya ketika dipanggil sebagai saksi, para saksi ini akan berada di dalam negeri, sehingga memperlancar proses pemeriksaan sebagai saksi di hadapan tim penyidik KPK," pungkas Ali.

Berdasarkan sumber Kantor Berita Politik RMOL, kelima orang yang dicegah, yaitu Lusi Kusuma Dewi selaku Ibu Rumah Tangga yang diduga merupakan seorang wanita berusia 35 tahun yang menemani Lukas saat bermain judi kasino; lalu Dommy Yamamoto selaku swasta; Yulce Wenda selaku istri tersangka Lukas; Jimmy Yamamoto selaku swasta; dan Gibbrael Isaak selaku Presiden Direktur PT RDG Airlines yang merupakan perusahaan penyedia jasa sewa private jet.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya