Berita

Lapangan Merah di Moskow, dipadati penduduk yang menyambut Tahun baru 2023, tanpa pesta kembang api atau petasan/Net

Dunia

Rusia Bagikan 1.500 Kado Tahun Baru untuk Anak-anak di Donbas

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Ribuan hadiah yang beragam menambah semarak perayaan tahun baru di empat wilayah di Rusia pada Minggu (1/1).  

Kementerian Situasi Darurat Federasi Rusia dalam pernyataannya mengatakan lebih dari 1.500 hadiah tahun baru diberikan kepada anak-anak yang ada di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, serta di wilayah Kherson dan Zaporozhye.

Kementerian membawa hadiah itu dalam konvoi truk bersamaan dengan berton-ton barang kebutuhan yang dikirim setiap harinya untuk para penduduk di Donbas.


Hadiah tersebut dipersembahkan oleh Kementerian atas inisiatif dari petugas pemadam kebakaran dan petugas penyelamat.  Para staf menyiapkan keseluruhan hadiah dalam waktu yang singkat di tengah kesibukan lainnya.

Ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan staf Kementerian. Mereka berbagi kebahagiaan untuk anak-anak dan penduduk, terutama di wilayah yang dianggap membutuhkan.

Di beberapa kota lainnya, pasukan militer juga memberikan kado tahun baru untuk warga di sekitar.

Tahun baru merupakan momen yang sangat populer di Rusia yang ditandai dengan libur panjang yaitu mulai 31 Desember hingga 10 Januari. Karena Tahun Baru lebih penting, orang Rusia bertukar hadiah dan salam beberapa hari sebelum dan sesudah 1 Januari. Sedangkan Natal di Rusia dirayakan pada 7 Januari sebagai bagian dari gereja Ortodoks.

Tahun baru di Rusia kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di pusat kota Moskow, ribuan orang berkumpul di Lapangan Merah, tetapi tanpa kembang api dan petasan.

Tahun ini, pesta kembang api dan petasan ditiadakan dengan banyak yang mengatakan mereka menginginkan perdamaian pada tahun 2023.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya